Pada tanggal 20 Mei 2026 di Pekanbaru, Institut IMSYA Indonesia sukses menyelenggarakan Seminar Nasional & Call for Paper 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema *“Transformasi Ilmu Pengetahuan dan Tantangan Masyarakat Kontemporer dalam Perspektif Multidisipliner.”* Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai tantangan masyarakat kontemporer. Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, di antaranya Prof. Dr. Purwanto, S.T., M.M., Prof. Dr. Muchlis Bahar, Lc., M.Ag. sebagai keynote speaker, Assoc. Prof. Dr. Nurhayati, M.Pd., serta Rektor Institut IMSYA Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Ali Musri Semjan Putra, Lc., M.A.
Dalam sambutannya, Rektor Institut IMSYA Indonesia menegaskan pentingnya transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan integrasi multidisipliner. Beliau menyampaikan bahwa Institut IMSYA Indonesia terus berkomitmen membangun budaya akademik yang aktif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan sosial, teknologi, dan kebutuhan masyarakat global. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi intelektual yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.
Kegiatan Seminar Nasional & Call for Paper 2026 ini juga menjadi bukti nyata keseriusan Institut IMSYA Indonesia dalam memperkuat kualitas riset, publikasi ilmiah, serta jejaring akademik nasional. Dengan berbagai fokus kajian seperti ekonomi syariah, hukum Islam, pendidikan, transformasi digital, hingga moderasi beragama, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang relevan dengan tantangan zaman. Melalui kegiatan ini, Institut IMSYA Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus bergerak maju dalam membangun peradaban ilmu pengetahuan yang unggul, islami, dan berdaya saing.