Galeri ini menampilkan sebagian fasilitas kampus sebagai penunjang kegiatan akademik, pembinaan, dan pengembangan suasana belajar yang kondusif.
Gedung kampus yang digunakan untuk mendukung aktivitas pendidikan, administrasi, dan pelayanan akademik.
Bagian lingkungan kampus yang mencerminkan suasana belajar yang tertib, nyaman, dan representatif.
Salah satu fasilitas utama kampus yang menunjang kegiatan sivitas akademika.
Tampilan bagian depan gedung kampus sebagai identitas visual institusi.
Gedung lama yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan Kampus IMSYA.
Fasilitas perpustakaan yang mendukung kegiatan belajar, membaca, dan penelitian mahasiswa.
Area perpustakaan yang disediakan untuk menunjang budaya literasi dan penguatan keilmuan.
Salah satu ruang yang menjadi sarana penunjang pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen.
Ruang yang digunakan untuk musyawarah, koordinasi, dan kegiatan kelembagaan kampus.
Mengenal lebih dekat sejarah, nilai, dan perkembangan Kampus IMSYA sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam.
Institut Agama Islam Imam Asy Syafii (Institut IMSYA) Indonesia berdiri pada tahun 2016 dengan nama awal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Imam Asy Syafii Pekanbaru. Pendirian ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Yayasan Nomor 154 Tahun 2016, yang mengangkat Dr. Oktaviani Nasution, M.M. sebagai ketua pertama. Kampus IMSYA hadir dengan tujuan utama untuk memfasilitasi dan mewadahi pengembangan keilmuan syariah berbasis Al-Qur'an dan Sunnah yang shahihah.
Nama Imam Asy Syafii diambil untuk menghormati dan menjadikan salah satu imam mazhab besar dalam Islam, yaitu Imam Syafii, sebagai inspirasi utama dalam visi dan misi lembaga ini. Imam Syafii dikenal dengan keilmuannya yang mendalam dalam syariah, metodologi hukum Islam (ushul fiqh), dan kemampuannya dalam menyelaraskan antara nash-nash syariah dengan kebutuhan umat. Dengan mengusung nama ini, Kampus IMSYA bertujuan mewarisi semangat keilmuan dan integritas Imam Syafii dalam membangun generasi muslim yang memahami Islam secara mendalam dan mampu mengamalkannya dengan baik.
Pada awalnya, Kampus IMSYA menawarkan dua program studi, yaitu Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Namun, program studi Perbankan Syariah dihentikan karena rendahnya minat mahasiswa. Seiring perkembangan, pada tahun 2022, Kampus IMSYA menambahkan lima program studi baru untuk memperluas cakupan akademiknya, yaitu:
Perkembangan ini diiringi oleh pergantian kepemimpinan. Pada tahun 2022, Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. menggantikan Dr. Oktaviani Nasution, M.M. sebagai ketua. Di bawah kepemimpinannya, Kampus IMSYA mulai merancang strategi jangka panjang untuk menjadikan lembaga ini sebagai institut yang unggul dan bereputasi.
Kampus IMSYA didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas, terdiri dari dosen-dosen lulusan universitas terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya:
Sebagai bagian dari visinya untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul, Kampus IMSYA terus berupaya meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanannya. Beberapa langkah strategis yang direncanakan meliputi:
Dengan nama besar Imam Asy Syafii yang menjadi inspirasi, dukungan dosen berkualitas, serta visi besar menuju transformasi menjadi institut, Kampus IMSYA berkomitmen mencetak generasi muslim yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Berbagai layanan digital kampus disediakan untuk menunjang kegiatan akademik, publikasi ilmiah, penelitian, dan akses informasi bagi sivitas akademika.
Video ini menampilkan gambaran umum tentang Kampus IMSYA, lingkungan pembelajaran, dan suasana pendidikan yang dibangun di dalamnya.